MUI Tangsel Anjurkan Pembagian Daging Qurban Non Plastik

Terkini.id, Tangsel – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menganjurkan pembagian daging qurban diwilayahnya tidak memakai plastik alias non plastik.

Sekretaris MUI Tangerang Selatan, Abdul Rojak menyampaikan, pihaknya telah melakukan sosialisasi pembagian daging non plastik sejak jauh hari. 

Menurut Rojak, pembagian daging qurban kali ini pihaknya memilih memakai besek untuk pendistribusian daging kepada masyarakat.

Baca Juga: Lomba Baca Teks Proklamasi Fraksi PKS, Teguh Wibowo Mewakili Kota...

“Enggak pake plastik, sudah kita sosialisasikan. Iya non plastik, seperti besek. Udah pada tau mereka, sudah sosialisasi sudah beberapa kali,” terang Abdul Rojak kepada wartawan, Senin 19 Juli 2021.

“Pembagian ga boleh berkerumun, jadi panitia yang membagikan secara door to door. Iya diatur waktunya, gak boleh dibagi kupon,” ujarnya.

Baca Juga: Telusuri Tangsel, Komunitas Moge Beri Bantuan Warga Terdampak Pandemi

Distribusi daging qurban non plastik dapat dukungan berbagai pihak

Sementara, distribusi daging qurban non plastik mendapat dukungan dari pegiat lingkungan. Salah satunya dukungan tersebut datang dari Bina Cinta Lingkungan Tangerang Selatan.

Koordinator Bina Cinta Lingkungan, Syamsul Rizal kepada wartawan menyampaikan, pihaknya menilai langkah MUI Tangsel sangat positif dalam melakukan sosialisasi distribusi daging qurban non plastik.

Baca Juga: Mobil Sedan Halangi Ambulans, Polisi Panggil Pemilik

“Saya sangat mendukung langkah MUI Tangsel untuk pendistribusian daging qurban non plastik. Sebab, sampah plastik sangat bahaya. Apalagi, plastik akan memakan waktu lama jika tertimbun tanah, sampai 200 tahun,” jelas Syamsul Rizal saat dikonfirmasi Terkini.id.

Terpisah, langkah pendistribusian daging qurban non plastik juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan.

Kepala DLH Tangerang Selatan, Toto Sudarto kepada Terkini.id menyampaikan, langkah MUI Tangsel sangat membantu. Pasalnya, langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi sampah plastik di Tangerang Selatan.

“Kami mendukung apa yang disampaikan MUI guna mengurangi sampah plastik,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan, Toto Sudarto melalui selulernya.

Informasi yang berhasil dirangkum Terkini.id menyampaikan, dalam penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021, sholat ied berjamaah ditiadakan lantaran Kota Tangerang Selatan masuk kategori level 4 dalam aturan PPKM Darurat bersama 44 daerah lainnya.

Kendati demikian, MUI Tangsel mempersilahkan masyarakat untuk memotong hewan qurban secara mandiri dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain pemotongan hewan dilakukan di 10 Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang ada di Tangsel. (Don).

Bagikan