Hadapi Covid-19 Pemkot Tangsel Kelimpungan, dr. Shinta: Saya Sudah Pernah Sampaikan Pentingnya Rumah Isoman Tiap RW

Terkini.id, Tangsel – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklaim telah menekankan kepada Pemkot Tangsel untuk memperhatikan pentingnya rumah isolasi mandiri (Isoman) di setiap Rukun Warga (RW).

Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Tangsel, dr. Shinta W. Chairuddin, menyusul keberadaan rumah sakit maupun pusat pelayanan kesehatan di Tangsel dipenuhi pasien yang terpapar covid-19.

Menurut Shinta, saat ini covid-19 sedang mengganas di berbagai wilayah di Indonesia. Apalagi, kata Shinta, Kota Tangsel menjadi salah satu daerah yang menghadapi gelombang kedua covid-19 yang menebarkan maut.

Baca Juga: Pemkot Tangsel dan BIN Distribusikan Vaksin, Benyamin Davnie : 228...

Bahkan, dalam menggambarkan kondisi itu saat ini masyarakat cemas, Pemkot Tangsel pun kelimpungan menghadapi situasi pandemi yang kian akut. 

“Saya sudah sampaikan sekitar tiga bulan yang lalu dalam rapat koordinasi di Komisi III yang membahas masalah pandemi covid-19. Bahwa, jika Pemkot tak menyiapkan fasilitas dan sistem yang terstruktur dan baik, suatu saat nanti akan jadi masalah,” ujar Shinta W. Chairuddin, Kamis 8 Juli 2021.

Baca Juga: Stok Obat Covid-19 di Tangsel Memprihatinkan, Kadinkes : Sudah Sepekan...

Menurut anggota komisi III DPRD Tangsel,  itu berharap apa yang telah dirinya sampaikan tersebut sebaiknya segera diwujudkan oleh Pemkot Tangsel secepatnya.

Hal itu mengingat situasinya seperti sekarang hampir seluruh rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan kewalahan menangani pasien yang terpapar covid.

“Banyak warga yang terpapar gejala covid akhirnya terpaksa menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing. Padahal banyak warga yang melakukan Isoman di tempat tinggal mereka yang beruangan sempit dan tidak memenuhi standar ruangan untuk isoman,”urainya.

Baca Juga: Data Bansos Dinas Sosial Tangsel Dikritik PSI, Dinsos: Warga Jangan...

PKS mendorong Pemkot Tangsel menyediakan rumah Isoman

Dengan demikian, Shinta berharap, pihaknya mendorong Pemkot Tangsel untuk segera menyediakan rumah Isoman di setiap RW.

Rumah Isoman, kata Shinta, bisa dengan memanfaatkan sarana publik seperti gedung sekolah dan lainnya. Para relawan kesehatan, katanya, dapat dimanfaatkan untuk membantu rumah isoman tersebut.  

Selain itu, untuk para tenaga kesehatan (nakes), Shinta meminta Pemkot agar menyediakan supplemen food. 

Hal itu dimaksudkan, agar mereka (nakes, red) yang berhadapan langsung dengan pasien-pasien covid dan penuh resiko bisa tetap sehat dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik. 

“Masyarakat pun harus terus diedukasi tentang bagaimana meningkatkan imunitas, serta bagaimana cara merawat pasien dari keluarga mereka sendiri,” ujar dia.

PKS berharap, Pemkot Tangsel dapat menjamin kebutuhan harian warga Isoman

Permasalahan yang muncul di saat warga banyak yang isoman, lanjut Shinta, menjadi tugas pemerintah dan anggota masyarakat yang masih sehat.

Beberapa di antaranya pertama, soal kebutuhan sehari-hari yang harus tetap terjaga baik, dari makanan dan minuman, keamanan tempat isoman dan dukungan moral yang positif dari keluarga dan kerabatnya.

“Kedua, soal aspek kesehatan yang meliputi obat-obatan yang tersedia, monitoring keadaan pasien serta peralatan kesehatan yang harus selalu tersedia,” terang Shinta.

“Nah, yang ketiga adalah tersedianya saluran komunikasi dengan petugas kesehatan untuk konsultasi. Perlu tersedia telemedicine untuk memudahkan komunikasi,” tambahnya.

Dengan demikian, Shinta menegaskan, dalam hal ini pemerintah harus turun ke lapangan untuk memantau langsung kondisi riil. 

Dalam situasi pandemi yang memuncak seperti sekarang, Shinta berharap pemerintah daerah lebih fokus pada penanganan warga yang terpapar dibandingkan vaksinasi karena yang sangat membutuhkan pertolongan cepat adalah mereka yang terpapar. 

“Vaksinasi itu penting, tapi pemerintah harus sigap dan tanggap darurat dalam penanganannya terhadap warga yang terpapar, misalnya dengan menyiapkan para relawan kesehatan, menyediakan depot-depot oksigen yang sangat dibutuhkan pasien saat ini dan pemantauan stok obat-obatan serta multivitamin,” pintanya. 

Jika stok obat-obatan itu menipis, Shinta berharap sosialisasi dan edukasi pemanfaatan tanaman herbal tradisional menjadi pilihan tepat. 

“Karena negeri ini kaya akan tanaman herbal yang sangat berkhasiat untuk pertahanan daya tahan butuh kita. Imunitas kita perlu ditingkatkan, salah satunya dengan mengkonsumsi herbal tradisional,” pungkasnya. (Don).

Bagikan