Ngaku Keponakan Jenderal Saat Razia PPKM Darurat, Kapolres : Tidak Ada Sangkut Pautnya

Terkini.id, Tangsel – Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin menegaskan, kasus seorang pria yang mengaku keponakan jendral ketika dirazia saat PPKM Darurat, tidak ada sangkutpautnya.

Iman menjelaskan, setelah diklarifikasi, pernyataan tersebut ternyata tidak benar. Walaupun tadi yang bersangkutan pada saat penegakan menyampaikan memiliki saudara jenderal.

“Tetap keselamatan masyarakat yang utama. Pada waktu itu ditemukan seseorang yang diduga melanggar prokes dan diingatkan oleh petugas, namun yang bersangkutan melakukan penyanggahan atau perlawanan kepada petugas,”terang AKBP Iman Imanuddin di Mapolres Tangsel, Rabu 7 Juli 2021.

Baca Juga: Selama PPKM Darurat, Kapolri Sebut Telah Salurkan 475.420 Paket dan...

Peristiwa tersebut, kata Iman, bermula dari satgas penanganan covid-19 dalam rangka PPKM Darurat saat melakukan razia di seputaran Bundaran Maruga, Ciputat, pada Senin 5 Juli 2021 lalu.

“Saat itu TNI- Polri, Satpol Pp Tangsel sedang melaksanakan operasi yustisi dan penertiban terhadap protokol kesehagan PPKM Darurat. Sehingga pada saat ini mengamankan yang bersangkutan,”jelas AKBP Iman Imanuddin.

Baca Juga: Pembakaran Manusia di Cisauk Terungkap, Begini Fakta Polisi

Akibat peristiwa tersebut, pria berinisial RMBF dikenakan UU Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan UU nomor 6 tahun 2016 tentang kekarantinaan kesehatan serta pasal 216 ayat 1 KUHP yang ancaman maksimal 1 tahun. (Don).

 

Bagikan