Nekat Berjualan Lewat Batas Waktu, Pedagang Kaki Lima di Pasar Ciputat Diobrak-abrik Petugas Gabungan

Terkini.id, Tangsel – Petugas gabungan dari unsur TNI-Polri, Dishub dan Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan monitoring dan penegakan PPKM Darurat, Rabu 7 Juli 2021.

Dalam giat kali ini, petugas gabungan temukan puluhan pedagang kaki lima nekat berjualan melewati batas waktu di Pasar Ciputat. Akibatnya, puluhan pedagang ditutup paksa, sekitar pukul 20:30 WIB.

Salah satu pedagang, Irwan (32), mengaku tak tahu menahu akan adanya razia PPKM Darurat. Menurutnya, razia tersebut hanya sekedar kabar burung.

Baca Juga: PPKM Darurat Dibuat Kucing-Kucingan, Wali Kota Tangsel Akan Lakukan Jam...

“Saya tidak tahu kalau ada razia, saya nekat saja karena untuk menutupi kebutuhan dapur. Saya pikir hanya kabar burung saja, ga tahunya ada razia beneran, ya dipaksa untuk tutup,” terang Irwan saat berbincang dengan Terkini.id.

Sementara, Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangam Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana mengatakan, pihaknya terus melakukan penertiban dan penindakan tegas dalam monitoring PPKM Darurat.

Baca Juga: Dicegat Petugas Operasi PPKM Darurat, 2 Pemuda Mabok Pil Koplo...

“Tidak ada toleransi, kita mengetahui ada pedagang nelat langsung kita tutup. Itu untuk kepentingan bersama agar tidak menimbilkan kerumunan massa,” jelas Sapta Mulyana.

Pantauan wartawan, puluhan pedagang yang berada dibawah flyover Ciputat tampak mengemasi barang dagangannya usai petugas gabungan menutup paksa lantaran dianggap melanggar aturan dalam PPKM Darurat. (Don).

 

Bagikan