Terjebak Macet Penyekatan PPKM Darurat, Warga Ngamuk Banting Motor Depan Petugas

Terkini.id, Tangsel – Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, membuat sebagian warga emosi lantaran terjebak macet. Tak sedikit warga meluapkan alasannya lantaran kurangnya informasi.

Seperti yang dialami Ananta (28). Pria berkaos biru tersebut tampak emosi dan sempat membanting sepeda motor yang dikendarainya saat terjebak penyekatan PPKM Darurat di Jalan Bintaro Utama , Sektor 3 Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin 5 Juli 2021.

“Bagaimana ini, saya lagi ada urusan penting pak kenapa tidak boleh lewat, ini saya lagi dibego-begoin sama deptcollector. Saya harus sampai di Jalan Rasuna Said, Jakarta tepat waktu,” teriak Ananta saat emosi dengan membanting motor dihadapan petugas.

Baca Juga: Lomba Baca Teks Proklamasi Fraksi PKS, Teguh Wibowo Mewakili Kota...

Baca juga : Penyekatan PPKM Darurat, Perbatasan Tangsel-Jaksel Ditutup 24 Jam

Dengan adanya insiden itu, tampak petugas jaga penyekatan PPKM Darurat di Bintaro dengan sabar memberikan alasan tepat. Sehingga, Ananta ahkirnya luluh dan meminta maaf.

Baca Juga: Telusuri Tangsel, Komunitas Moge Beri Bantuan Warga Terdampak Pandemi

Ketika dikonfirmasi, Ananta mengaku emosi. Pria yang mengendarai motor kharisma tersebut mengaku jengkel dengan debtcollector yang menelponnya gara-gara membahas tunggakan kredit yang diklaimnya sudah dibayar.

“Saya lagi emosi, tadi ditagih deptcollector lewat telpon dibego-begoin,  saya baru selesai melakukan pembayaran 1,5 juta. Saya tidak tahu informasi penyekatan ini, saya mau ke Rasuna Said. Saya minta maaf kepada bapak-bapak petugas karena saya tadi benar-benar emosi” jelas Ananta, saat dikonfirmasi Terkini.id.

Baca juga : Demi Kemaslahatan, Penyelenggaraan MTQ XII Ditutup Cepat

Baca Juga: Mobil Sedan Halangi Ambulans, Polisi Panggil Pemilik

Pemkot Tangsel Akan Tanggung Kebutuhan Warga Saat Penerapan PPKM Darurat

Sementara petugas jaga penyekatan PPKM Darurat di Bintaro, belum dapat dikonfirmasi terkait aksi warga tersebut. Petugas gabungan TNI-Polri, Dishub dan Satpol PP tampak sibuk mengatur arus lalu-lintas.

Pantauan wartawan, aksi yang diperlihatkan Ananta, sempat menjadi perhatian warga yang terjebak macet. Bahkan, usai meluapkan aksi emosinya, itu petugas jaga tetap saja memintanya untuk putar balik dan mencari jalan lain menuju Jakarta. (Don).

Bagikan