15 Warga Ditemukan Tak Bermasker Saat Wali Kota Tangsel Ikut Razia Prokes PPKM Darurat

Terkini.id, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie melakukan monitoring Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah setempat.

Tak hanya melakukan monitoring saja, Wali Kota tampak didampingi jajaran dari TNI-Polri, Dishub dan Satpol PP Tangsel melakukan operasi masker di Jalan Arya Putra Bukit Nusa Indah, Serua, dan Bundaran Maruga, Ciputat, Senin 5 Juli 2021.

Pantauan Terkini.id, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, langsung memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada warga yang terkena razia tanpa masker.

Baca Juga: Dapat Bantuan 50 Tabung Oksigen, Pemkot Tangsel Fokuskan untuk Kebutuhan...

“Kami minta kesadaran bapak dan ibu untuk memakai masker, meski dijalan maupun dirumah. Jangan sampai kedepan ketemu kita lagi saat tidak pakai masker. Awas, jika besok ketemu tak pakai masker akan dikenakan tindak pidana ringan (Tipiring),” terang Benyamin Davnie saat memberikan sosialisasi kepada warga.

Salah satu warga yang terjaring razia, Irwan (29), tampak dikenakan sanksi sosial. Warga Pamulang tersebut diminta push up usai mendapatkan sosialisasi.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi dan Kemampuan Guru Memasuki Dunia Digital, Pemkot Tangsel...

“Saya lupa ga bawa masker, tadi disuruh push up 10 kali. Tadi dapat masker dari petugas dan saya pakai,” kata Irwan saat dijumpai dilokasi.

Informasinya, razia protokol kesehatan dalam rangka PPKM Darurat akan terus dilakukan Pemkot Tangsel hingga 20 Juli 2021 mendatang. 

Dalam razia di hari ketiga PPKM Darurat, kali ini sedikitnya 15 warga ditemukan tanpa masker saat beraktivitas diluar rumah. (Don).

Bagikan