Pemkot Tangsel Akan Tanggung Kebutuhan Warga Saat Penerapan PPKM Darurat

Terkini.id, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah melakukan strategi dalam rangka menyambut penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pemkot Tangsel dan Forkopimda setempat telah menyepakati akan menanggung kebutuhan warga maupun para pelaku usaha yang terdampak dalam penerapan PPKM Darurat melalui kompensasi dan bantuan sembako.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menjelaskan, strategi kompensasi sudah dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel. Bahkan, seluruh strategi kompensasi yang diatur oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) sudah dipersiapkan. 

Baca Juga: Belajar 4 Jam dan Tanpa Istirahat dengan Kapasitas 50 Persen,...

“Artinya, ada yang masuk kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 4 juta. Kemudian kalau sudah mendapatkan PKH tidak akan mendapatkan bantuan lagi dari program lainnya,” terang Benyamin Davnie, Kamis 1 Juli 2021.

“Kalau ada satu keluarga yang tidak mendapat PKH, tapi masuk Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS), maka dalam satu keluarga tersebut hanya dapat menerima satu bantuan saja,”jelasnya.

Baca Juga: Dapat Bantuan 50 Tabung Oksigen, Pemkot Tangsel Fokuskan untuk Kebutuhan...

Baca juga : Kota Tangerang Selatan Resmi Terapkan PPKM Darurat

Dalam kesempatan itu, Benyamin mengatakan, pihaknya tidak mengizinkan apabila terdapat satu keluarga tercatat mendapatkan dua bantuan sekaligus. 

Dia menegaskan bantuan dalam strategi kompensasi tersebut bersumber dari Kemensos RI dan bantuan dari Propinsi Banten melalui Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu Jamsosratu.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi dan Kemampuan Guru Memasuki Dunia Digital, Pemkot Tangsel...

Baca juga : Sekolah Gelar PTM di Tangsel Bakal Kena Sanksi

“Jadi kalau satu keluarga tercatat mendapatkan bantuan PKH dan DTKS ga bisa. Jadi bagi pelaku yang terkena dampak nanti akan dilakukan program-program dari Kemensos, termasuk bantuan dari Propinsi Banten melalui (Jamsosratu),”ujarnya.

Kendati demikian, bagi warga yang melakukan isolasi mandiri, nantinya akan disuplay sembako melalui pendistribusian lewat RT maupun lewat RW.

Baca juga : Razia KTR, Satpol PP Tangsel Masih Temui Asbak dan Rokok di Lingkungan Sekolah

Dalam pendistribusian tersebut, terutama pendistribusian beras telah disiapkan Pemkot Tangsel. Sekitar 2700 kilo gram beras telah disiapkan dalam menyambut PPKM Darurat.

“Untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri nanti akan disuplay Sembako, terutama nanti mendapatkan beras. Sekitar 2700 kilo gram beras telah disiapkan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri,”pungkasnya.

Informasinya, Pemkot Tangsel telah mengintruksikan Camat untuk melakukan pendataan dan sosialisasi dengan melakukan pertemuan bersama satgas ditingkat Kelurahan atau satgas Rt/Rw. (Don).

Bagikan