Kota Tangerang Selatan Resmi Terapkan PPKM Darurat

Terkini.id, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) secara resmi akan mengikuti anjuran pemerintah pusat dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Langkah tersebut diambil dari hasil rapat koordinasi Pemkot Tangsel dengan Forkompimda pasca adanya intervensi PPKM Darurat, Kamis 1 Juli 2021.

Baca juga : Tangsel Masuk Daftar PPKM Darurat, Benyamin Davnie Akan Koordinasi Bersama Satgas Covid

Baca Juga: Belajar 4 Jam dan Tanpa Istirahat dengan Kapasitas 50 Persen,...

Wali Kota Tangerang Selatan, Bemyamin Davnie saat konferensi pers menyampaikan, penerapan PPKM secara resmi akan diberlakukan mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 mendatang.

“Dari hasil rapat Pemkot dengan Forkompimda, kami memutuskan untuk menerapkan PPKM Darurat sesuai anjuran Pemerintah Pusat. Kami akan terbitkan Surat Edaran mulai hari ini untuk diberlakukan pada tanggal 3-20 Juli 2021,” tegas Benyamin Davnie saat konferensi di Balaikota Tangerang Selatan.

Baca Juga: Dapat Bantuan 50 Tabung Oksigen, Pemkot Tangsel Fokuskan untuk Kebutuhan...

Baca juga : Menjadi Bagian Kluster Ibukota, Tangsel Jadi Perhatian Serius Pemerintah Pusat

Informasi yang berhasil dihimpun Terkini.id, penerapan PPKM Darurat diberlakukan lantaran Kota Tangerang Selatan masuk dalam level 4 bersama dengan 44 daerah lainnya dengan memiliki nilai 4 dari hasil assesmen.

Dalam kategori level 4 terdapat aturan pengetatan aktivitas, salah satunya seperti 100% Work From Home (WFH) untuk sektor non essential, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online atau daring.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi dan Kemampuan Guru Memasuki Dunia Digital, Pemkot Tangsel...

Sedangkan, untuk sektor essential diberlakukan 50% maksimum staf Work from Office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan. (Don).

Bagikan