Tangsel Masuk Daftar PPKM Darurat, Benyamin Davnie Akan Koordinasi Bersama Satgas Covid

Terkini.id, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) akan melakukan komunikasi dengan Satgas Covid-19 dan Forkompimda menyusul wilayah setempat masuk daftar intervensi PPKM Darurat.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie kepada Terkini.id menyampaikan, dalam penerapan PPKM Darurat pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Satgas dan Forkompimda.

Baca juga : Menjadi Bagian Kluster Ibukota, Tangsel Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

Baca Juga: Belajar 4 Jam dan Tanpa Istirahat dengan Kapasitas 50 Persen,...

Alasannya, dalam penerapan PPKM Darurat itu pihaknya belum mendapatkan arahan secara langsung dari Pemerintah Pusat.

“Saya akan bahas dulu bersama di Satgas Covid-19 dan Forkompimda. Belum ada (arahan dari Pemerintah Pusat, red),”terang Benyamin Davnie saat dikonfirmasi Terkini.id, Rabu 30 Juni 2021.

Baca Juga: Gempar Kritik Pengadaan Pakaian Anggota DPRD Kota Tangerang

Sekedar diketahui, Kota Tangerang Selatan masuk dalam level 4 bersama dengan 43 daerah lainnya yang tercatat memiliki nilai 4 dari hasil assesmen.

Baca juga : Sekolah Nekat Gelar PTM di Tangsel Bakal Kena Sanksi

Dalam kategori level 4 terdapat aturan pengetatan aktivitas, salah satunya seperti 100% Work From Home (WFH) untuk sektor non essential. Dalam sektor itu, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online atau daring.

Baca Juga: Dapat Bantuan 50 Tabung Oksigen, Pemkot Tangsel Fokuskan untuk Kebutuhan...

Sedangkan, untuk sektor essential diberlakukan 50% maksimum staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan.

Baca juga : Kecewa Penanganan Covid-19 di Tangsel, JARI 98 Tagih Janji Wali Kota dan Wakil

Informasi yang berhasil diperoleh Terkini.id menyampaikan, periode penerapan PPKM Darurat diberlakukan mulai tanggal 3-20 Juli 2021. Penerapan itu dilakukan dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi harian kurang dari 10 ribu per hari. (Don).

 

Bagikan